Tampilkan postingan dengan label Information. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Information. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Januari 2018

Pengolahan Air Limbah Industri



1.             Proses Pengolahan Air Limbah Industri dengan Teknologi Ozon
Persoalan mengenai limbah cair industri ini memang sangat mengkhawatirkan. Namun, tak perlu terus-menerus khawatir mengenai hal ini karena baru-baru ini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), telah berhasil menciptakan sebuah alat pengolah limbah cair yang memanfaatkan cara oksidasi dengan menggunakan gas ozon yang dikombinasikan dengan sinar ultraviolet. Teknologi ini kemudian dikenal dengan nama “Advanced Oxidation Process (AOP)”.
Teknologi yang berdasar pada kombinasi ozon dan ultraviolet ini memiliki kelebihan, seperti area instalasi pengolahan yang tidak membutuhkan tempat yang luas, proses pengolahan yang relative cepat, tidak adanya pemakaian bahan kimia, tingginya nilai efektivitas dan efisiensi dalam proses penguraian berbagai senyawa organik dan sedikitnya limbah lumpur (sludge) yang dihasilkan. Secara garis besar alat ini terbagi dalam tiga subsistem, yaitu sistem oksidasi, sistem koagulasi-sedimentasi, dan sistem filtrasi.
Pada sistem oksidasi penghasil ozon (ozon generator) dipertemukan dengan sinar ultraviolet di dalam sebuah tangki kontak. Sistem ini dibangun untuk mengoksidasi semua kandungan senyawa organik, warna, dan bau yang terkandung dalam limbah cair. Setelah itu limbah dimasukkan dalam proses koagulasi dan sedimentasi. Pada proses ini kandungan senyawa organik dan anorganik yang tidak terproses pada tahap oksidasi diproses ulang pada tahap ini. Tangki ini juga dilengkapi dengan sebuah tabung kecil pemasok koagulan, atau bahan pembersih air seperti tawas.
Kemudian setelah melewati tahapan koagulasi/sedimentasi aliran air memasuki tahapan filterisasi. Di mana aliran air masuk ke saringan tangki filter. Hal ini dimaksudkan untuk menyaring polutan mikro seperti logam berat dan senyawa organik lain yang terbentuk selama proses oksidasi atau yang tidak sempat terproses dalam tangki oksidasi. Pada tahapan ini juga terjadi proses adsorpsi, yaitu proses penyerapan zat-zat tertentu oleh permukaan karbon aktif. Apabila permukaan karbon aktif sudah jenuh, atau tidak mampu lagi menyerap maka poses penyerapan akan berhenti dengan sendirinya. Pada saat ini karbon aktif harus diganti dengan karbon aktif baru atau di daur ulang dengan cara dicuci.
Pemanfaatan ozon untuk pengolahan limbah industri ini, ternyata ke depannya bisa dikembangkan sebagai salah satu alternatif penyedia air bersih. Karena ternyata air limbah keluaran dari sistem pengolahan ozon ini dinyatakan bebas dari bakteri E-coli. Hal ini terbukti dengan mulai digunakannya sistem pengolahan ozonasi sebagai salah satu cara yang digunakan beberapa produk penyedia air bersih komersial, seperti yang diterapkan di negeri sakura Jepang.

2.             Penerapan Teknologi Ozon dalam Pengolahan Air
Jepang adalah salah satu negara yang telah mengembangkan Teknologi Pengolahan Air Sistem Maju (Advanced System) yang mengombinasikan sistem ozonasi dan penyerapan dengan karbon aktif. Ozon dibuat dari udara yang diperkaya dengan oksigen. Konsentrasi ozon yang dihasilkan dari udara berkisar antara 1,5-2,5% (berat/berat). Jika diproses dari bahan dasar oksigen murni dengan menggunakan generator yang sama, konsentrasi ozon dapat mencapai 3-5%.
Ozonasi sendiri merupakan proses pengolahan air yang relatif baru di Jepang. Proses ini diteliti hampir 100 tahun. Meskipun demikian, sistem ozonasi memberikan resiko bahaya yang relatif lebih kecil dibanding dengan sistem chlorinasi, karena sistemnya dapat segera dihentikan bila ozon bocor. Secara umum tahapan proses keseluruhan pada pengolahan air sistem maju adalah sebagai berikut : koagulasi s/d filtrasi ozonasi Karbon Aktif Granular (GAC) Chlorinasi.
Di Jepang telah dibangun Fasilitas Pemurnian Air (FPA) Kanamichi yang terletak di kota Tokyo untuk mempraktekkan teknologi pengolahan air dengan sistem ozonasi ini. Fasilitas pengolahan air Kanamichi dibangun di antara fasilitas sedimentasi (pengendapan) dan filtrasi (penyaringan) dan memiliki kapasitas pemurnian 0,52 juta meter kubik per hari. Fasilitas pemurnian air tersebut terdiri dari 10 tangki kontak ozon yang bertipe aliran atas bawah dengan ruangan bersekat tiga. Kedalaman air yang efektif yaitu 6 meter, dengan waktu kontak ± 12 menit dan kecepatan umpan ozon maksimum 3 mg ozon/liter. Masing-masing tangki pengontak mempunyai ruang penahan yang mempunyai waktu retensi ± 6 menit. Sedangkan fasilitas adsorpsi karbon aktif terdiri dari 24 tangki dan masing-masing mempunyai luas permukaan 100 m2.
Proses pengolahan air tentu sangat bergantung dengan kualitas sumber air bakunya. Air buangan domestik mengandung pencemar oganik seperti N-amonia dan surfaktan anionik (deterjen sintesis). Untuk mencapai penyisihan bau apek (musty odor) yang lebih stabil dan efektif pemerintah daerah Tokyo memutuskan untuk memperkenalkan pengolahan air sistem maju, yaitu kombinasi pengolahan secara ozonasi dan penyerapan menggunakan karbon yang diaktivasi secara biologis (Biological Activated Carbon= BAC). Selain itu proses ini mampu menyisikan surfaktan anionik, zat organik dan anorganik yang bersifat toxic (racun) sebesar 80 %. Tahapan proses secara keseluruhan adalah sebagai berikut: Koagulasi Flokulasi Sedimentasi Ozonasi - Proses BAC Chlorinasi Filtasi Chlorinasi Reservoir (tempat penampungan air bersih).

3.             Hal-hal yang Harus Diperhatikan
Penggunaan ozon dalam proses pengolahan air memang dirasa cukup menguntungkan. Namun, di sisi lain ozon merupakan gas beracun yang berbahaya. Oleh karena itu, kita harus memahami tata cara dalam penggunaan atau pemakaian serta yang tak kalah pentingnya adalah cara penyimpanan ozon yang benar. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Berdasarkan pengamatan lembaga NIOSH (1987), ozon dalam konsentasi sekitar 24,5 - 36 ppm dapat meracuni berbagai macam binatang, seperti kucing, kelinci, dan marmut. Ozon di udara dalam konsentasi sekitar 1 ppm (satu bagian dalam satu juta) dapat mengakibatkan orang sulit bernafas. Dilaporkan juga bahwa ozon dapat meracuni manusia bahkan bisa sampai membawa pada kematian apabila kita menghirup ozon dengan konsentasi 50 ppm selama kurang lebih 1 jam. Perlu kita ketahui bahwa, pada konsentasi sekitar 0,02 ppm keberadaan ozon dalam udara sudah dapat kita rasakan dari baunya.
Akibat lain adalah ozon yang terjadi secara alamiah dalam smog. Selain dapat mengganggu pernafasan kita, ozon dalam smog akan bereaksi juga dengan berbagai gas hydrocarbon yang dihasilkan dari asap kendaraan bermotor dan asap pabrik. Reaksi dari ozon dengan gas hydrocarbon ini dilanjutkan dengan terbentuknya asam nitrat dan asam sulfat yang selanjutnya dapat menimbulkan hujan asam, yang selain membahayakan manusia juga dapat merusak berbagai ekosistem air.
Di berbagai negara maju, seperti Jerman, Jepang, Amerika Seriakat, dan Swiss batas kadar konsentasi penggunaan ozon gas dalam berbagai kegiatan industri adalah 0,1 ppm (ILO, 1997). Sedangkan kadar ozon dalam air hingga 0,05 ppm tidak membahayakan tubuh manusia (Asbury, 1980).
Ozon, aktif spesies yang mempunyai sifat radikal ini, memerlukan perhatian khusus juga dalam penyimpanannya. Kadar 100 persen ozon pada suhu kamar mudah sekali meledak. Ozon akan aman disimpan pada suhu di bawah -1830C dengan kadar ozon dalam campuran ozon dan oksigen di bawah 30 persen. Sekarang ozon kebanyakan disimpan dalam bentuk ozonized water atau ozonized ice.

Selasa, 02 Juni 2015

GENGSEL K-51

Ketika SMA dulu, ada "SANDAL'e SUSI", kelas Aksel angkatan ke-2 di SMA N 1 Tuban yang selalu berbagi rasa susah maupun senang bersama-sama, ketika kuliah di Teknik Kimia ITS, ada juga yang namanya "GENGSEL K-51", yaitu kelompok mahasiswa yang dulu di SMP dan/atau SMAnya berasal dari kelas akselerasi yang ada di K-51 (angkatan 2011 di Jurusan Teknik Kimia ITS menjadi K-51 tanggal 15 September 2012). Nah, pada tanggal 1 Juni 2015 lalu, GENGSEL K-51 melakukan kegiatan yang telah direncanakan sejak beberapa waktu yang lalu, yaitu foto bersama.
 Foto bersama diawali dengan foto formal
 Lalu bergaya macam mendengarkan pak guru narsis, hehe
 Berusaha melepaskan wig warna-warni yang tak bisa lepas, hahaha
 Mengingat masa kecil yang bahagia
 Merasakan kedekatan yang membahagiakan
Berusaha melangkah bersama menuju masa depan yang lebih cerah
Dan, inilah GENGSEL K-51 ketika akan makan bersama, hehehe
Sekian dulu cerita tentang GENGSEL K-51, bila ada lain kesempatan, semoga bisa bercerita tentang GENGSEL K-51 Kembali. Semoga sukses untuk kita semua^^

Senin, 30 Maret 2015

My 21st Birthday^^


Kali ini aku ingin membagikan sedikit cerita mengenai salah satu hari spesial di kehidupanku.^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
You probably hated me all day, I guess you still don’t know me
Your birthday comes only once a year, how could I forget?
I’m sorry I couldn’t express my heart for all this time
I guess I was too shy to say “I love you”
And now, will you close your eyes?
Congratulation, happy birthday to you
Even after ten years, it’ll be like only one day passed
Now, blow out the candles, and make your wishes
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sepenggal kata-kata tersebut seakan-akan menggambarkan keadaan di hari itu, Jumat, 27 Maret 2015. Hari itu adalah hari ulang tahunku ke 21. Ulang tahunku tahun ini terasa lebih berkesan dibandingkan ulang tahunku sebelumnya. Sebelumnya ulang tahunku selalu dirayakan secara sederhana tanpa cake, namun dengan jenis makanan yang lain. Ini pertama kalinya keluargaku merayakan ulang tahunku dengan birthday cake. Sehingga terasa sedikit berbeda...^^





Pukul 07.49 WIB pagi itu, aku berangkat ke kampus, dengan agenda "cleaning day laboratory", sebuah agenda rutin yang ada di lab Perdalpro. Pagi itu, perdalpro crew melakukan kegiatan seperti biasanya, sampai setelah acara "cleaning day laboratory" berakhir, tiba-tiba ruangan menjadi sepi, hanya tinggal aku sendiri. Dan tiba-tiba, my 2nd family, perdalpro crew masuk ke dalam ruangan sambil membawa birthday cake dan menyanyikan birthday song yang membuatku tak bisa berkata apa-apa. Aku hanya terdiam dan terharu. Surprise party ini benar-benar membuatku merasa masih banyak yang peduli kepadaku, dan aku tidak sendiri.






Terima kasih untuk keluargaku atas birthday party yang sedikit berbeda dari sebelumnya. Terima kasih juga keluarga keduaku, Perdalpro crew atas surprise birthday party yang membuatku tak bisa berkata apa-apa. Terima kasih juga untuk teman-teman yang memberikan ucapan selamat dan doanya kepadaku di ulang tahunku ke 21. Hal ini membuatku tersadar masih banyak orang di sekitasku yang peduli kepadaku, aku tidak sendiri. Thank you all... Love you all...^^

Sabtu, 14 Februari 2015

Sidang Tugas Akhir

Wah, tak terasa setengah jalan "finishing" menuju gelar sarjana teknik (S.T.) telah terlalui. Kenapa dikatakan setengah jalan? Sekedar informasi, di jurusan Teknik Kimia, FTI, ITS, sidang tugas akhir ada 4 kali, dan saat ini 2 sidang telah ku lalui. Dan sekarang, aku ingin membagi sekelumit kenangan moment sesaat sebelum dan sesudah sidang yang sudah aku lalui *just wanna share, semoga ada manfaatnya*. Selamat membaca...^^

Hari Rabu, tanggal 21 Januari 2015, aku dan partner (Rasdiana) menjalani sidang pertama (sidang Pra Desain Pabrik) yang akan membawa kita mendekati gelar S.T. Sidang yang dilakukan secara tertutup (hanya ada peserta sidang, 3 orang penguji, dan dosen pembimbing) itu dimulai pukul 10.00 WIB. Sidang yang berlangsung selama 2 jam tersebut benar-benar menguras tenaga dan pikiran, bahkan sempat terjadi "insiden" jawaban "tebak-tebak berhadiah" dan pertanyaan "out of the box" yang muncul diselingi dengan guyonan. Tugas akhir pertama yang kami tulis berjudul "Pra Desain Pabrik Semen Portland dengan Waste Paper Sludge Ash sebagai Bahan Baku Alternatif". Dan dengan rasa syukur, tugas akhir tersebut mendapatkan nilai yang memuaskan.
Ini foto yang kami ambil di depan lab Perdalpro dengan membawa Process Flow Diagram (PFD) yang kami buat
 Sedangkan 2 foto di atas adalah foto yang kami ambil bersama "teman seperjuangan" anggota lab Perdalpro yang juga sidang pada hari yang sama (Anggun & Hanna)


Sidang kedua, yaitu sidang proposal skripsi. Kami (aku & partner) mendapatkan jadwal sidang hari Kamis, tanggal 5 Februari 2015. Proposal skripsi kami yang berjudul "Simulasi Persebaran Konsentrasi Kebocoran Gas dengan Software NI Labview" mendapatkan banyak masukan dan koreksi dari 3 dosen penguji hari itu. Sidang ini dilakukan secara terbuka. Kami mendapatkan banyak dukungan dari teman-teman dan senior di lab Perdalpro yang telah hadir hari itu.
2 foto di atas adalah foto yang kami ambil bersama "teman seperjuangan" anggota lab Perdalpro yang juga sidang pada hari yang sama (dari kiri ke kanan: Mas Gugum, Hasan, Anggun, Rasdiana (partnerku), Firda (aku), Hanna, Ilham, Deva)

Sayangnya, Mbak Nia (partnernya mas Gugum) harus segera pulang, dan Arisyi (partnernya Deva) tiba-tiba "menghilang" dari ruangan, makanya gak bisa ikut foto. Tapi kombinasi warna pakaiannya masih tetap bagus kok. hehehe...

Sekian dulu yang bisa aku ceritakan. Semoga pengerjaan tugas akhir dan sidang-sidang selanjutnya diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Tuhan. Semoga juga kesuksesan akan datang manghampiri kita semua, terkhusus Perdalpro crew^^ Amin...


Sabtu, 08 Februari 2014

Menu Sarapan Sehat

Hey teman-teman semua, kali ini aku ingin membagi sebuah tulisan yang aku buat tentang inovasi makanan sehat untuk sarapan. Semoga bisa bermanfaat ya... Aku udah pernah coba-coba membuat makanan ini pakai resep seadanya, hasilnya lumayan enak lho... Bagi teman-teman yang ingin mencoba membuatnya, tapi gak tau cara buatnya, jangan malu buat tanya ya, aku siap kasih resep seadanya yang aku punya kok... hehehe... Selamat membaca^^

SUNKASIN (SUSHI NASI KUNING DENGAN NORI DAUN SINGKONG): MASAKAN JEPANG ‘ALA INDONESIA YANG UNIK DAN SEHAT SEBAGAI ASUPAN GIZI SAAT SARAPAN

Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Hal itu dikarenakan sebagian besar penduduknya mempunyai mata pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam. Predikat sebagai Negara agraris ini dibuktikan dengan melimpahnya produksi sumber pangan khas Indonesia. Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan komoditi ekspor, antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, ubi, dan singkong (Encyclopedia of the Nations, 2011). Keberadaan tanaman-tanaman tersebut terutama singkong di Indonesia sangat melimpah. Penanaman singkong yang sangat mudah merupakan salah satu faktor melimpahnya tanaman tersebut di Indonesia. Singkong merupakan salah satu tanaman di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Singkong juga sangat fleksibel ditinjau dari usaha tani dan umur panennya. Lahan untuk tanaman singkong tidak harus khusus dan tidak memerlukan penggarapan intensif.



Mengingat banyaknya potensi bahan pangan di Indonesia khususnya singkong, serta sudah jarang ditemukannya makanan-makanan tradisional Indonesia, dapat dibuat suatu konsep perpaduan antara budaya masakan tradisional Indonesia (khususnya di Pulau Jawa) berupa nasi kuning dengan budaya masakan khas Jepang berupa sushi menjadi makanan sehat dan berkualitas yang diberi nama SUNKASIN untuk memenuhi asupan nutrisi dan gizi terutama pada saat sarapan. Melalui SUNKASIN ini, dapat ditemukan makanan sehat dan berkualitas untuk asupan sehari-hari melalui perpaduan antara budaya masakan Indonesia dan adaptasi masakan Jepang berupa sushi, dalam hal ini nori yang digunakan terbuat dari daun singkong yang memiliki nilai gizi tinggi.



SUNKASIN menggunakan nasi kuning yang merupakan makanan khas Indonesia sebagai pasokan karbohidrat bagi tubuh. Di bagian dalam diisi dengan lauk pauk seperti ayam, daging, telur, kering tempe, dan lain-lain (sesuai dengan selera) sebagai pemasok protein bagi tubuh. Di bagian luar dibalut dengan nori singkong sebagai penghasil serat, vitamin, dan mineral bagi tubuh. Berbeda dengan nori pada sushi yang menggunakan bahan baku rumput laut, SUNKASIN menggunakan daun singkong sebagai bahan baku untuk norinya. Makanan ini tidak hanya memperhatikan tentang nilai gizi yang terkandung di dalamnya, akan tetapi juga turut serta melestarikan makanan tradisional Indonesia.

Kelebihan dari SUNKASIN adalah memiliki nilai gizi tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan aktvitas. Ditambah lagi dengan kegemaran masyarakat mengonsumsi makanan khas mancanegara. Bentuk dari SUNKASIN juga bisa disesuaikan dengan selera, tidak harus monoton seperti bentuk sushi pada umumnya. Bentuk yang menarik, dapat menarik perhatian terutama anak-anak. Dengan adanya makanan ini diharapkan dapat mengembalikan kebiasaan sarapan serta memunculkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap makanan khas Indonesia.
SUNKASIN menggunakan nasi kuning karena nasi kuning merupakan makanan khas Indonesia yang tidak ditemukan di Negara lain. Nasi kuning biasanya digunakan untuk acara-acara adat sehingga penggunaan nasi kuning menunjukan ciri khas makanan Indonesia. Selain itu, nasi kuning memiliki warna yang menarik dari pewarna alami berupa kunyit.



Daun singkong memiliki kandungan gizi yang tinggi, kalori, fosfor, protein, hidrat arang, dan zat besi. Daun singkong juga mengandung berbagai macam vitamin seperti A, B1, dan vitamin C, serta mengandung sejumlah tannin dan fitofarmaka yang mempunyai peranan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Menurut penelitian yang pernah dilakukan, dalam daun singkong terdapat asam amino yang dapat membantu tubuh dalam proses mengubah karbohidrat menjadi energi, membantu pemulihan tulang dan kulit, meningkatkan daya ingat, mood, kinerja otak, dan metabolisme tubuh. Menurut pakar gizi, daun singkong yang dikonsumsi secara rutin membantu mencegah antiskeloris, yaitu penimbunan lemak di dinding pembuluh darah yang bisa berdampak pada serangan jantung kronis. Klorofil yang terdapat dalam daun singkong juga dapat dijadikan antikanker. Oleh karenanya, SUNKASIN sangat cocok untuk konsumsi sehari-hari, terutama untuk sarapan.