Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juli 2020

Self Motivation 2

Terkadang kita harus berhenti sejenak dari rutinitas untuk memastikan apakah kita masih berjalan sesuai dengan niat awal, apakah kita masih menuju impian, dan apakah kita cukup bahagia dengan semua hal yang sedang diusahakan.

Semua yang kita lakukan, seharusnya bukan hanya untuk menuju kepada kebahagiaan (hanya merasa bahagia saat apa yang diusahakan dengan susah payah telah didapatkan). Tetapi proses menuju kebahagiaan itu juga harus dapat membahagiakan (bisa menikmati dan tidak merasa terbebani oleh segala hal yang kita kerjakan). Pada dasarnya kita selalu kuat menanggung semua hal yang datang. Sedangkan kesedihan terjadi karena semua hal yang datang selalu dijadikan beban. Orang - orang yang kuat adalah mereka yang selalu menemukan syukur dalam kondisi apapun.

Tenangkan jiwamu dan selalu berpikir positif! Ketika Tuhan memasukkan kita ke dalam situasi sulit, belum tentu itu untuk menghukum. Bisa jadi agar kita belajar mengatasi kesulitan dan membantu orang lain yang mungkin memiliki kesulitan yang sama. Atau barangkali hal itu menjadi salah satu jalan terkabulnya doa kita.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Whatever you can do or dream, you can begin it.
Boldness has genius power and magic in it.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Rabu, 01 Oktober 2014

Self Motivation

Sometimes, we feel so down and wanna give up. Sometimes, we feel tired and wanna stop. Sometimes, I feel like that too. But I wanna try to motivated myself and keep moving forward. Now, I wanna share some words to all of you friends, so that you will be motivated just like me. I hope it'll help^^

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
It was tiring yesterday,
And you sweated today.
But you must keep walking for tomorrow.
Don't try to win praise,
Don't try to win fame,
Don't try to appear strong,
And stop blaming another person.
Just keep moving like a child singing a song
 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
No matter how hard or lonely,
it's only a practice...
I won't fall, I can do it

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
to be continued...

Rabu, 17 September 2014

KasihMu

Oleh: Firda Dwi Hartanti
Sejuknya embun di pagi hari
Cerahnya sinar mentari
Hiasan atmosfer di langit senja
Tak seindah alam bawah samudra
Planet bumi menyisakan misteri
Tak seorang pun dapat mengetahui
Tertelungkup batu ke arah kiblat
Setelah badai menerpa selat
Andaikan badai tak pernah menerpa selat
Tak kan batu tertelungkup ke kiblat
Badai tunjukkan misteri yang disisakan
Tak ada yang melebihi kasihMu, TUHAN


Jumat, 07 Februari 2014

Pengaruh Ketimpangan Sosial

Halo semuanya? Apa kabar? hehehe... Gak terasa udah lumayan lama aku gak posting di blog... Nah, kali ini aku mau berbagi tulisan yang dulu sempat ku buat pas aku masih SMA (tahun 2009), siapa tau tulisan ini bisa berguna kalau aku posting, selamat membaca^^


PENGARUH KETIMPANGAN SOSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN KEJAHATAN DI INDONESIA

Sebagaimana kita ketahui, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya. Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Indonesia jumlahnya sangat melimpah. Itu semua adalah modal untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Dengan adanya SDA dan SDM yang didasari dengan teknik pengelolaan yang baik, akan dapat menciptakan masyarakat yang pandai dan berintelektual tinggi. Namun kenyataan yang kita temui, justru mencerminkan hal yang sebaliknya. Tingkat ketimpangan sosial masih sangat tinggi. Ternyata pernyataan yang berbunyi : "yang kaya semakin kaya, dan yang miskin semakin miskin" memang benar terjadi di Indonesia. Dan perbedaan inilah yang dimaksud dengan ketimpangan sosial.

Jika dibandingkan, tingkat ketimpangan sosial pada zaman dahulu tidak setinggi pada zaman sekarang. Mengapa demikian? Apa yang memengaruhinya? Jika ditinjau lebih dalam, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tingkat ketimpangan sosial. Salah satunya adalah solidaritas antarmasyarakat. Dulu, rasa solidaritas antarmasyarakat sangatlah tinggi. Terbukti dengan sedikitnya jumlah masyarakat yang menganggur (pengangguran). Seseorang yang kurang mampu membiayai hidupnya pasti akan dibantu oleh orang terdekatnya yang lebih mampu. Zaman dahulu, budaya gotong royong dan rasa kesetiakawanan masih sangat tinggi, berbeda dengan zaman sekarang.

Menurut cerita yang pernah saya dengarkan, zaman dahulu masih banyak orang yang menjunjung nilai-nilai kejujuran dan persamaan derajat. Sedangkan jika kita telaah, meskipun zaman sekarang banyak terdapat orang pandai, degradasi mental terus terjadi. Sifat tamak dan selalu tidak puas adalah penyebab utamanya. Nilai kejujuran seakan tidak ada harganya lagi sehingga akan semakin terlihat ketimpangan sosialnya.

Entah mengapazaman dahulu Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat dikelola dengan baik meskipun masih kurang teknologi dan SDA yang berpendidikan tinggi. Semua kalangan masyarakat juga tidak merasa kesusahan dalam hal pemenuhan kebutuhan. Harga barang-barang kebutuhan pokok juga terbilang terjangkau oleh masyarakat. Meskipun zaman sekarang mampu melahirkan SDM yang pandai, namun kenyataannya tingkat pengangguran justru kian meningkat.

Ternyata banyaknya jumlah pengangguran yang disertai dengan tidak adanya rasa solidaritas serta didukung oleh degradasi mental bangsa yang kian menjamur, akan dapat menumbuhkan bibit-bibit kejahatan.

Sebenarnya bangsa kita bukanlah bangsa yang bermental penjahat, namun keadaanlah yang memaksa mereka melakukan kejahatan. Hanya akena urusan "perut", mereka rela mencuri, merampok, bahkan sampai melakukan pembunuhan. Ironisnya, setiap rakyat kecil yang melakukan kejahatan karena alasan terpaksa, justru diusut sedemikian rupa di meja hijau. Namun apabila seorang "pejabat" yang melakukan kejahatan besar-besaran karena "ketamakkannya berburu harta",  tidak diusut sampai tuntas bahkan masih bisa berleha-leha menduduki "jabatan"nya. Semua itu semata-mata karena uanglah yang berkuasa di Indonesia. Dengan leluasa mereka yang beruang, berkuasa, dan tidak memiliki tanggung jawab "menari-nari" di atas uang rakyat. Padahal di sisi lain rakyat sedang benar-benar menderita dan membutuhkan.

Mungkin saja rasa kecewa (kekecewaan) rakyat terhadap pejabat yang tak bertanggungjawab tersebut menjadi salah satu pemicu adanya tindak kejahatan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia. Mereka sudah enggan menunggu harapan palsu yang diberikan oleh orang-orang yang berkuasa di kursi pemerintahan. Oleh karena itu, dari semua yang saya jelaskan dapat disimpulkan bahwa tingkat ketimpangan sosial yang tinggi mampu menyuburkan pertumbuhan kejahatan di Indonesia.

Hidup ini dan semua yang kita miliki sesungguhnya adalah karunia dari Tuhan. Untuk itu, apapun yang diberikan-Nya wajib kita syukuri. Apalagi jika kita menengok kehidupan di sekitar kita, masih banyak saudara kita yang memiliki kehidupan tak seberuntung yang kita miliki.

Kali ini saya mengimbau untuk tidak segan berbagi dengan saudara-saudara kita. MARI KITA TINGKATKAN SOLIDARITAS! CIPTAKAN INDONESIA YANG AMAN, MAKMUR, DAN SEJAHTERA! Karena kita adalah calon pemimpin masa depan. 

Sabtu, 20 Oktober 2012

Satu Langkah ke Depan

Sesekali aku mengeluh karena merasa lelah, capek, ingin berhenti, bahkan berpaling dari semua rutinitas yang kujalani. Apakah teman-teman juga merasa demikian??? Namun setelah barusan ditelepon keluarga di rumah (maklum anak kos'an) dan mengutarakan ini dan itu, aku dapat nasehat "gak ada hidup enak tanpa pengorbanan" dan akhirnya terinspirasi buat nulis sepatah - dua patah kalimat di blog untuk sekadar sharing dan memberikan motivasi buat teman-teman agar tidak terhenti sejenak seperti yang kualami sebelumnya. Selamat membaca^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam keadaan tetap bergerak, Anda menciptakan kemajuan. Jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.

Dalam hidup kita sering merasa buntu hanya karena kita ingin mengambil satu langkah yang terlalu besar, langkah raksasa. Akibatnya, masalahkita jadi terlihat besar sekali, kompleks, dan tak terselesaikan. Hasilnya, Anda hanya termenung dan tidak bergerak.

Sabar dan coba mundur sebentar. Perhatikan tantangan Anda. Tidakkah lebih memungkinkan bagi Anda untuk mengambil langkah-langkah pendek terus menerus, ketimbang berusaha menelan semua masalah sekaligus. Satu demi satu langkah kecil, asalkan Anda tidak berhenti, hal itu sudah cukup, karena Anda masih memiliki hari esok dan masih ingin bergerak maju, dan bukan berhenti.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Semoga tulisan ini dapat memotivasi kita semua agar kita bisa terus bergerak maju dan berusaha melakukan yang lebih baik untuk hari esok dan seterusnya.^^

Sabtu, 29 September 2012

5 Bola Kehidupan

Entah dapat inspirasi dari mana, yang jelas aku lagi pusing dengan segala hal-hal yang membebani pikiranku dan tiba-tiba kepingin nulis. Walaupun bahasa + isi + kalimatnya kalo aku baca lagi rada gak nyambung, tapi gak tau kenapa aku kepingin berbagi tulisan ini dengan teman-teman... Semoga masih ada hikmah dan inspirasi buat kita semua dari tulisan yang amburadul ini... hehehe... Selamat membaca^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
LIMA BOLA KEHIDUPAN

Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan saat kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama: Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman, dan Spirit, kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.

Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembai. Tetapi empat bola yang lain yaitu Keluarga, Kesehatan, Teman, dan Spirit terbuat dari gelas. Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia dapat terluka, tertandai, tergores, rusak, atau bahkan hancur berkeping-keping.

Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus benar-benar memahaminya dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya. Bagaimana caranya???

Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada, diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita spesial.

Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, jika tanpanya, hidup menjadi kurang berarti. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di 'masa lampau' atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.

Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.

 Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.

Jangan takut menghadapi risiko. Anggaplah risiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.

Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata "tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang-kencangnya, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya 'sayap'. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.

Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani. Dan akhirnya: MASA LALU adalah SEJARAH, MASA DEPAN merupakan MISTERI, dan SAAT INI adalah KARUNIA. Itulah mengapa dalam bahasa Inggris "SAAT INI" disebut "the present".

Free your heart from hatred

Free your mind from worries

Live simply

Give more

Expect less

Senin, 03 September 2012

Kata Bijak Hari Ini

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hadiah Terbaik


Kepada kawan - Kesetiaan
Kepada musuh - Kemaafan
Kepada ketua - Khidmat
Kepada yang tua - Hargai budi mereka dan kesetiaan
Kepada yang muda - Contoh terbaik
Kepada pasangan - Cinta dan Kasih sayang
Kepada manusia - Kebebasan
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Atasilah satu kesulitan maka Anda akan terhindar dari ratusan kesulitan yang lain
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tidak pernah ada orang yang menjadi besar karena menjiplak orang lain
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Anda tidak akan dapat mengendalikan perbuatan orang lain,
tetapi Anda dapat mengendalikan reaksi mental Anda terhadap perbuatan mereka itu dan itulah yang terpenting bagi Anda
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Rabu, 29 Agustus 2012

Sahabat

Malam ini aku belum bisa tidur *padahal ngantuk banget dari tadi* dan iseng buka file di laptopku. Niatnya sih mau menghapus beberapa file yang gak penting *curcol dikit gpp kan? hehe*... Terus tanpa sengaja aku nemu file berisikan tulisan dengan judul "Sahabat". Setelah aku baca lagi *soalnya aku udah pernah baca ini... hehe* ternyata isinya...... *gak bisa diungkapkan dengan kata-kata lah pokoknya*. Daripada bingung *aku sendiri juga bingung sih sebenernya dengan yang ku tulis... hehehe* aku tulis lagi aja ya kutipannya...^^

"Periksalah kembali persahabatan yang pernah Anda rajut. Apakah masih terbentang di sana? Atau Anda telah melupakannya jauh sebelum ini? Bekerja keras dan meniti karir bukan berarti memisahkan Anda dari persahabatan. Beberapa orang mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu berteman sepi, selalu mengerjakan apapun sendiri. Perdu yang rendah tumbuh bersemak-semak. Demikiankah hidup yang ingin Anda jalani? Bukan. Jangan kacaukan karir dengan kehidupan yang semestinya. Persahabatan merupakan bagian dari hidup Anda. Binalah persahabatan. Anda akan merasakan betapa kayanya hidup Anda. Berbagi kesedihan pada sahabat, mengurangi kesedihan. Berbagi kebahagiaan pada sahabat, memperkokoh kebahagiaan."

Bagaimana kalau menurut teman-teman? Eh, tunggu dulu, masih ada lanjutannya...

"Orang bijak berkata bahwa sahabat adalah satu jiwa dalam tubuh yang berbeda. Dan sahabat Anda yang terdekat adalah keluarga Anda. Barangkali, itulah mengapa bersahabat meringankan beban Anda, karena di dalam persahabatan tidak ada perhitungan. Di sana Anda belajar menghindari hal-hal yang tidak Anda setujui, dan senantiasa mencari hal-hal yang Anda sepakati. Itu juga mengapa persahabatan adalah kekuatan. Sebagaimana kata pepatah, hidup tanpa teman, mati pun sendiri."

Nah, kalau sekarang? Menurut teman-teman bagaimana? Apakah teman-teman merasakan hal yang sama seperti di dalam tulisan itu? Mungkin ada yang "ya" dan mungkin ada yang "tidak". Kalau aku sih tidak setuju dengan tulisan kutipan itu yang kuberi warna merah dan bold. Di dalam pikiranku terlintas pertanyaan "Memangnya kalau kita punya banyak teman, saat waktunya kita meninggal nanti, apakah teman kita akan ikut masuk ke liang kubur bersama kita?" Lalu, terlintas juga pertanyaan "Apa mungkin kata 'Mati' dalam kalimat itu cuma sekadar kiasan semata?" Kalau menurut teman-teman bagaimana? *maaf nih banyak tanya... Soalnya aku belum pernah tuh menemukan sahabat dalam kehidupanku selain keluargaku... hehehe*

Selasa, 28 Agustus 2012

Hidup Adalah Pilihan

“Bosan, kecewa, atau menyesal dengan segala yang ada pada kehidupan kita sekarang?” Pertanyaan itu tiba-tiba muncul di pikiranku. Aku sempat merasa kecewa dengan yang telah terjadi beberapa waktu lalu. Namun tiba-tiba muncul pertanyaan kedua, “Bukankah dulu kita sendiri yang memilih kehidupan kita menjadi seperti sekarang?” dan akhirnya aku sadar, sebelum semuanya terjadi, dulu aku sendiri yang memilih untuk menjadi seperti sekarang. Apakah teman-teman semua merasakan hal yang sama sepertiku? Kalau begitu apa yang perlu disesali? Kenapa harus bosan? Dan kenapa harus kecewa? Bukankah kita sendiri yang telah memilih jalan ini?

Oiya, gak tau kenapa aku tiba-tiba kepikiran buat nulis cerita berisi motivasi tentang pertanyaan-pertanyaanku sebelumnya. Judulnya “Hidup Adalah Pilihan”. Mungkin dilihat dari segi judul agak kurang menarik sih... Tapi cerita ini bakal memberikan pencerahan buat kehidupan kita *in my opinion*, tapi semoga bisa benar-benar memberikan pencerahan, renungan, sekaligus motivasi buat kita semua... Selamat membaca^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hidup Adalah Pilihan

Pada suatu ketika, ada dua buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang subur. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan tunasku untuk menyampaikan salam pada musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari dan kelembutan embun pagi di pucuk daun-daunku.” Dan bibit itu tumbuh, makin lama makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah di sana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku ke atas, bukankah nanti keindahan tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.” Dan bibit itu pun menunggu, dalam kesendirian.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu dan menemukan bibit kedua tadi, lalu memakannya dengan segera

Selesai
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mungkin cerita ini terlalu singkat dan kurang menarik. Tapi, dari cerita ini kita bisa merenungkan sesuatu kan? Memang, selalu saja ada pilihan dalam kehidupan. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam KEPESIMISAN, KENGERIAN, KERAGUAN, dan KEBIMBANGAN yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan berbagai alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap kehidupan. Karena hidup adalah pilihan, maka hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijak.

Tentu dalam memilih, kita ingin meraih sesuatu yang terbaik semacam keberhasilan atau kemenangan. Dan kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menambat diri di garis ‘start’. Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki, atau dendam. Keberhasilan sejati memberikan kebahagiaan yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda.

Agak ribet ya bahasanya? Atau malah gak nyambung sama ceritanya? *nulis apaan sih aku ini? Maklum lagi banyak pikiran... hehehe* Aku serahkan ke teman-teman aja lah buat menilai dan memberikan kritik atau saran biar bisa jadi masukan buat tulisanku berikut-berikutnya... hehehe... Terima Kasih^^ 감사합니다

Kamis, 21 Juni 2012

Kata Bijak Hari Ini

*************************************
Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat, dan kerja keras.
(Harry S. Truman)
*************************************
Urusan kita di kehidupan ini bukanlah untuk mendahului orang lain, tetapi untuk melampaui diri kita sendiri, untuk memecahkan rekor diri kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini.
(Stuart B. Johnson)
*************************************
Sebagian orang mengatakan bahwa kesempatan hanya datang satu kali, itu tidak benar. Kesempatan itu selalu datang, tetapi Anda harus siap menanggapinya.
(Louis L'amour)
*************************************

Rabu, 20 Juni 2012

WISHDOM OF THE DAY

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman
Namun yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini,
Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi,
Saat ia mengenang peristiwa hari ini^^
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu,
Musuhnya yang paling besar adalah prasangka,
dan Pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati :)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Paku

Aku kepingin aktif nulis di blog lagi nih... Tapi daripada bosa-basi nulis gak jelas, aku kepingin nulis motivasi lagi nih... Apa lebih pantes dibilang inspirasi memperbaiki sifat dan sikap ya? hehe *mungkin bagian "memperbaiki sifat dan sikap" cuma khusus buat aku aja... hehe* Kalo lewat cerita lagi, gak bosen kan? Cerita ini sebenarnya terinspirasi dari sebuah postingan teman saya di sebuah grup di jejaring sosial *gak boleh sebut merek... hehe* yang banyak orang gak suka karena kata mereka, kata-katanya "menusuk"... hehehe... Kali ini, judulnya mungkin kurang menarik, tapi semoga pesan di dalam cerita ini bisa tersampaikan dan tersalurkan dengan baik... Selamat membaca^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 PAKU

Pada suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang pemarah. Sebut saja namanya Radit *Bukan nama sebenarnya... hehe*. Untuk mengurangi kebiasaan Radit yang sering dan suka marah, ayahnya memberinya sekantong paku dan menyuruhnya memakukan satu paku ke pagar belakang rumahnya setiap kali dia marah.

Hari pertama, Radit berhasil memakukan 51 paku di pagar belakang rumah *kebayang gak? Sehari marah 51 kali? WOW*. Lalu secara bertahap, jumlah itu semakin berkurang tiap harinya. Ternyata dia mendapati bahwa menahan amarahnya lebih mudah daripada memakukan paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari ketika Radit bisa mengendalikan amarahnya dan tidak mudah kehilangan kesabarannya. Kemudian Radit memberitahukan hal tersebut kepada ayahnya. Dan ayahnya mengusulkan kepadanya untuk mencabuti paku di pagar belakang rumahnya satu per satu ketika dia tidak marah dan bisa mengendalikan emosinya.

Hari demi hari berlalu, dan akhirnya Radit memberitahukan kepada ayahnya bahwa semua paku yang tertancap di pagar telah berhasil dicabut olehnya. Radit terlihat bangga dan bahagia. Lalu sang ayah menuntunnya menuju pagar belakang rumahnya dan berkata, "Hmmm... Kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini sudah tidak mungkin bisa kembali seperti sebelumnya. Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang-lubang ini... Di hati orang lain."

"Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang lalu mencabutnya. Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu meminta maaf, luka itu akan tetap ada... Dan luka karena kata-kata, sama buruknya seperti kau menyebabkan luka fisik yang tidak pernah bisa hilang."

THE END
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kira-kira, teman-teman bisa menangkap isinya? Semoga kita bisa menjaga perkataan dan perbuatan kita agar kita tidak meninggalkan "lubang-lubang" di hati orang-orang yang menyayangi kita...^^

Selasa, 19 Juni 2012

Sang Juara

Udah lumayan lama gak posting di blog, jadi agak kagok rasanya mulai nulis lagi... hehehe... Kali ini aku ingin membagi motivasi buat teman-teman yang sekiranya mampir ke blogku. Aku mau berbagi motivasi ini seperti biiasanya, melalui cerita. Sebenernya, cerita ini merupakan kisah yang pernah kualami, tapi sudah tervisualisasikan dengan bahasa dan kondisi / situasi lain yang mungkin akan lebih menarik. Namun intinya tetap sama. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya dan motivasi yang saya berikan dapat tersampaikan dengan sempurna *hehehe*... Happy reading^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 
SANG JUARA

Suatu ketika ada seorang anak yang mengikuti lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab hari itu merupakan pertandingan final. Tersisa 4 orang sekarang, mereka memamerkan mobil mainan yang mereka miliki. Semuanya adalah mobil buatan tangan mereka sendiri dan memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Radit. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Raditlah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.

Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip di atasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun Radit bangga dengan semua itu, karena mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak bersiap di garis start untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah di antaranya.

Namun, sesaat kemudian, Radit meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak sedang berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam dengan tangan tertelungkup memanjatkan doa. Semenit kemudian ia berkata, "Ya, aku siap!"

Dor! *Bunyi mirip suara tembak* Tanda pertandingan telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil pun melaju dengan cepat. Semua orang bersorak sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo...! Ayo...! Cepat...! Cepat...! Maju...!", begitu teriak mereka. Dan tibalah saat penentuan pemenang. Tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan pemenangnya adalah Radit. Ya, semuanya senang, begitu pula dengan Radit. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi, "Terima kasih".

Saat pembagian piala juara, Radit maju ke atas panggung dengan bangga. Sebelum piala diserahkan, ketua panitia bertanya, "Hei, Jagoan. Tadi kamu pasti berdoa kepada Tuhan agar kamu menang perlombaan, bukan?" Radit terdiam. "Bukan, bukan itu Pak yang saya panjatkan", kata Radit.

Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya tak adil untuk meminta kepada Tuhan agar menolongku mengalahkan orang lain. Aku hanya memohon kepada Tuhan, supaya aku tak menangis, ketika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar perkataan Radit. Setelah beberapa saat, terdengar gemuruh tepuk tangan memenuhi ruangan.

THE END
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kira-kira, renungan atau motivasi apa yang dapat teman-teman ambil dari cerita ini? Kalau ada kesempatan yang lebih baik, akan aku tuliskan renungan dan motivasi yang seharusnya kita pikirkan. Terima kasih^^

Jumat, 23 Maret 2012

REMEMBER!!!

“Grades can get good or get bad, so what? Result can go up or fall down, it’s something that happens. Because everything has a time, so don’t worry. And when you fall down, just try again”^^

(adapted from Suju's "Mr Simple" & Westlife's "Try Again")

Kamis, 02 Februari 2012

Jendela Rumah Sakit

Lama gak posting sesuatu rasanya kangen *lebai*... Kali ini aku ingin mencoba memberikan motivasi untuk diri sendiri & teman-teman semua yang baca blogku. Ini tipenya sama lah kaya' motivasi-motivasi sebelumnya *lewat cerita*. Langsung aja yooo di baca... hahaha :D
 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ada dua orang pria, keduanya menderita sakit keras sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seoang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam setiap sore untuk mengosongkan cairan di paru-parunya. Kebetulan tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu. Sedangkan pria yang lain harus selalu berbaring lurus di atas punggungnya.

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.

Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela diperbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah pria kedua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

"Di luar jendela tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak sedang bermain perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang memesona. Suatu senja yang indah."

Pria pertama itu menceritakan kejadian di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membeyangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, prcaya diriny semakin bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah.

Begitulah seterusnya dari hari ke hari dan satu minggu pun berlalu...

Suatu pagi perawat membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti permintaannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semua selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri di dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG.

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.

"Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup." Kata perawat itu.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Renungan apa yang bisa teman-teman dapatkan dari cerita itu?
Renungan yang aku dapat:

~To be continued soon~

Rabu, 07 Desember 2011

MAWAR UNTUK IBU

Kali ini aku akan memberikan sedikit motivasi untuk semua yang membaca blog ini, ini adalah sebuah kisah yang diadaptasi dari “Rose for Mama”. Selamat membaca^^

MAWAR UNTUK IBU

Suatu hari seorang pria berhenti di toko bunga untuk memesan seikat karangan bunga yang akan dipaketkan pada sang ibu yang tinggal sejauh 250km darinya. Begitu keluar dari mobilnya ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalan sambil menangis tersedu-sedu. Pria itu menanyainya kenapa dan dijawab oleh gadis kecil itu, “Saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya, tapi saya hanya mempunyai uang lima ratus saja, sedangkan harga mawar itu seribu”.


Pria itu tersenyum dan berkata, “Ayo ikut, aku akan membelikanmu bunga yang kau mau.” Kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai bunga mawar merah, sekaligus memesan karangan bunga yang akan dikirim untuk ibunya.
Ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri untuk mengantarkan gadis kecil itu pulang ke rumah. Gadis kecil itu melonjak gembira, katanya “Ya tentu saja. Maukah Anda mengantarkan ke tempat ibu saya?”


Kemudian mereka berdua menuju ke tempat yang ditunjukkan gadis kecil itu, yaitu PEMAKAMAN UMUM, di sana lalu gadis kecil itu meletakkan bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah.


Melihat hal itu, hati pria itu menjadi trenyuh dan teringat sesuatu. Bergegas, ia kembali ke toko bunga tadi dan membatalkan kirimannya. Ia mengambil karangan bunga yang dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 250km menuju rumah ibunya.

Aku harap cerita ini bisa membuka hati teman-teman yang membacanya. Jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Hanya itu yang bisa ku sampaikan, setidaknya sekadar tanyakan kabar ibumu bila kamu tak sempat mengunjunginya. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari.

*Sekadar cerita + curhat*
Karena aku sejak umur 8 tahun sudah hidup tanpa mamaku, hanya serangkaian doa-doa yang bisa kuberikan, dan beberapa bait puisi yang kupendam dalam hati, lalu ingin kubacakan dalam mimpi ketika bertemu dengannya. Aku ingin mendengar ucapan-ucapan sayang seperti yang teman-temanku dapat dari ibu mereka. Aku juga ingin bermanja-manja seperti teman-temanku lakukan pada ibu mereka, Aku ingin banyak bercerita tentang kegiatanku seperti yang teman-temanku lakukan bersama ibu mereka. Namun aku tidak pernah menyesal atas semua yang telah terjadi, dan biarlah semuanya menjadi sebatas keinginan. Aku benar-benar bersyukur telah diberikan suatu pelajaran yang sangat berharga. Dan karena inilah, aku berjuang demi kehidupanku dan saudara-saudaraku agar menjadi lebih baik. Aku harus kuat, aku tidak mau menjadi seseorang yang cengeng. Akan ku buktikan, walaupun tanpa mama di sampingku, aku bisa lebih baik dari “mereka” yang bersaing bersamaku!

“Grades can get good or get bad, so what? Result can go up or fall down, it’s something that happens. Because everything has a time, so don’t worry. And when you fall down, just try again”^^

Rabu, 30 November 2011

Pertunjukan Akhir

Ini merupakan sedikit motivasi melalui cerita dan renungan untuk teman-teman yang membaca blogku. Semoga motivasi ini dapat membantu mengatasi persoalan-persoalan yang menghadang. Semangat Kawan^^ Lanjut....

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PERTUNJUKAN AKHIR
 
Pada suatu hari seorang pemain sirkus memasuki hutan untuk mencari anak ular yang akan dilatih untuk bermain sirkus. Beberapa hari kemudian ia menemukan beberapa anak ular dan mulai melatihnya. Mula-mula anak ular itu dibelitkan pada kakinya, setelah ular itu menjadi besar, ular itu dilatih untuk melalukan atraksi yang lebih berbahaya, salah satunya adalah membelit tubuh pelatihnya.

Setelah berhasil melatih ular tersebut dengan baik, pemain sirkus itu mulai melakukan pertunjukan untuk umum. Hari demi hari jumlah penontonnya pun semakin banyak. Uang yang ia dapatkan juga semakin besar jumlahnya. Suatu hari pertunjukan akan segera dimulai. Atraksi demi atraksi silih berganti. Tepuk tangan dari penonton tak ada henti-hentinya menyambut setiap pertunjukan. Akhirnya tibalah pada acara yang mendebarkan, yaitu permainan ular. Pemain sirkus itu memerintahkan ularnya untuk membelit tubuhnya. Seperti biasa ular itu melakukan yang diperintahkan pelatihnya. Ia mulai melilitkan tubuhnya sedikit demi sedikit ke tubuh tuannya. Makin lama makin keras lilitannya, pemain sirkus itu pun kesakitan. Oleh karena itu ia memerintahkan ular tersebut untuk melepaskan lilitannya, tapi ia tidak taat. Sebaliknya, ia semakin liar dan lilitannya semakin kuat. Para penonton menjadi panik. Ketika terdengar suara jeritan yang memilukan dari pemain sirkus itu, dan akhirnya ia meninggal.

SELESAI
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Renungan:
Kadang-kadang dosa terlihat tidak membahayakan, kita merasa tidak terganggu dan dapat mengendalikannya. Bahkan kita merasa sudah terlatih untuk mengatasinya. Tetapi pada kenyataannya, ketika dosa tersebut telah melilit kehidupan kita, sukar melepaskan diri lagi darinya.

Senin, 21 November 2011

Tujuh Keajaiban Dunia?

Aku ingin berbagi sedikit motivasi aja buat semuanya yang sekiranya membaca blogku.
Motivasinya lewat cerita aja ya... Selamat membaca^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ada sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari tentang "tujuh keajaiban dunia". Mereka ditugaskan untuk menuliskan tujuh keajaiban dunia yang ada di benak mereka. Walaupun terdapat beberapa ketidak-sesuaian, namun sebagian besar berisi:
  1. Piramida
  2. Taj Mahal
  3. Tembok Besar Cina
  4. Menara Pisa
  5. Kuil Angkor
  6. Menara Eiffel
  7. Kuil Perthenon
Ketika pengumpulan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis pendiam yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi guru tersebut bertanya apakah ia memiliki kesulitan terhadap tugas tersebut.

Gadis pendiam itu menjawab, "ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena saking banyaknya." Lalu sang guru menjawab, "baiklah, sebutkan kepada kami pendapat apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."

Gadis itu ragu sejenak, kemudian ia berkata, "saya pikir, tujuh keajaiban dunia adalah:
1. Bisa melihat
2. Bisa mendengar
3. Bisa menyentuh
4. Bisa menyayangi

Dia ragu lagi sebentar, lalu ia melanjutkan lagi

5. Bisa merasakan
6. Bisa tertawa
7. Dan bisa mencintai

Ruang kelas tersebut sunyi seketika, alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban". Sementara kita lihat lagi apa yang telah Tuhan karuniakan untuk kita, dan kita menyebutnya "biasa". Semoga hari ini Anda diingatkan dengan segala hal yang betul-betul ajaib dalam kehidupan kita.

Jumat, 06 Mei 2011

Mengapa Wanita Menangis???

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa ibu menangis?"

"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti", kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.

Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Allah berfirman:
"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu"

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan dan ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."

"Kau tahu; kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia
tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."

"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya... Tempat dimana cinta itu ada."