Sabtu, 02 April 2011

Unforgetable Story

Pagi itu seperti biasa aku dan kakakku pergi ke sekolah pukul 06.30 dengan berjalan kaki karena kebetulan sekolah kami tidak jauh dari rumah. Sama seperti biasa, hari ku terasa begitu melelahkan. Tak terasa bel pulang telah berdering. Seperti biasa pula, aku dan kakakku dijemput mama untuk pulang menuju ke rumah.

Belum genap lima menit kami di rumah, tiba-tiba kami dikejutkan oleh suara eyang putri yang memanggil-manggil nama mama dengan suara yang agak berubah seperti orang yang sedang menangis. Dengan serentak, mama, aku, dan kakak menuju ke tempat eyang putri. Sungguh mengharukan, sambil menangis dan memeluk mama, eyang putri berkata bahwa eyang kakung telah wafat. Tak terasa air mata telah mengalir deras melewati pipi. Tak sanggup rasanya kehilangan orang tersayang untuk selamanya.

Dengan sigap, mama langsung membacakan ayat-ayat suci Al-Quran di depan jenazah eyang kakung. Sedangkan eyang putri sibuk mengabari sanak keluarga melalui telepon. Aku dan kakak hanya bisa berdoa dan menangis. Kami tidak bisa membantu apa-apa karena usia kami masih terlalu kecil. Saat itu, kami tidak bisa membayangkan kehidupan kami di masa depan tanpa eyang kakung. Karena sedari kecil, eyang kakung lah yang mendidik dan mengajari kami.

Dua jam kemudian, eyang kakung telah selesai dimakamkan. Sangat haru rasanya melihat banyak orang menangis di rumah. Malam harinya diadakan doa bersama untuk mendoakan almarhum eyang kakung. Hingga sampailah pada hari itu, hari yang takkan pernah kulupakan untuk selamanya. Di hari ke-empat setelah kepergian eyang kakung, kami mendapat pukulan yang sangat hebat dengan adanya berita bahwa mama dan budhe mengalami kecelakaan. Eyang putri pingsan seketika. Ketika salah satu anggota keluarga memastikan kebenarannya, beliau pulang sambil menangis dan mengatakan sesuatu yang sangat memukulku.

“Dia (menyebut nama mama) sudah tidak ada.” Tuturnya.

Seketika itu juga aku dan saudara-saudaraku menangis tanpa henti. Adikku yang waktu itu baru berusia satu setengah tahun saja ikut menangis. Padahal dia tidak tahu apa-apa. Aku tak tahu harus bagaimana. Tak dapat kubayangkan bagaimana perasaan eyang putri yang kehilangan suami dan anaknya dalam waktu empat hari saja. Pakde yang baru saja kembali ke Surabaya untuk bekerja esok hari, seketika itu juga pulang sambil menangis untuk menghadiri pemakaman adiknya yang tidak lain adalah mamaku setelah dikabari melalui telepon. Hatiku benar-benar telah remuk waktu itu.

Hari telah berganti, bulan pun terlewati, tahun demi tahun pun telah terlampaui. Tak terasa tiga tahun telah berlalu. Kehidupan penuh tangis pun telah usai. Dengan adanya kejadian tiga tahun lalu aku tumbuh menjadi anak yang tegar, walaupun sebenarnya aku sungguh rapuh. Aku iri melihat kebahagiaan teman-temanku bersama orang tua mereka. Namun aku sadar semuanya telah terjadi, dan kehidupanku masih berlanjut.

“Aku harus kuat.....Aku harus menjadi anak berprestasi untuk membanggakan almarhum eyang kakung dan almarhumah mama.” Gumamku dalam hati.

Sejak saat itu, aku menjadi lebih giat beribadah dan belajar. Sehingga aku bisa menjadi anak yang lebih baik dari sebelumnya. Hingga pada hari itu, ayahku memutuskan untuk menikah lagi dengan wanita pilihan eyang putri (Ibu mamaku). Sebenarnya aku merasa tidak terima, tapi aku sadar bahwa aku dan saudara-saudaraku masih kecil. Seandainya ayah sakit, kami tidak bisa merawatnya. Sehingga aku mencoba untuk ikhlas dan hanya bisa berdoa agar kami semua bahagia untuk selamanya.

Sekarang, sembilan tahun sudah aku hidup tanpa mama kandungku. Walaupun aku sudah punya mama baru, tapi entah mengapa aku masih tak sanggup untuk mengganti sosok mama dengan mama baruku. Sehingga sampai saat ini, aku masih memanggil mama baruku dengan sebutan “Mbak” karena sedari kecil aku memanggilnya begitu. Aku benar-benar bingung. Banyak gejolak hatiku yang seakan berkata-kata namun tak dapat terucap oleh bibir mungilku.

“Bangkitlah dari keterpurukan!!! Janganlah putus asa!!! Berjuanglah sekuat tenaga!!! Kamu pasti bisa!!! Buat orang terkasihmu bangga!!! Jangan siakan kesempatan yang ada!!! Bangkitlah!!! Singkirkan rasa sedih dalam hatimu!!! Bangkit!!! Bangkit!!! Ayo Bangkit!!!”

Aku bingung sekali. Entah mengapa aku merasa belum bisa menjadi anak yang tegar. Sesekali aku menangis dalam doa. Sesekali aku masih merasa rindu dengan eyang kakung dan mama.

“Aku ingin sekali bertemu walau hanya dalam mimpi untuk menghapuskan rasa rindu dalam hatiku.” Doaku dalam tangis.

Namun doaku itu tak pernah dikabulkan. Aku hanya bisa mengenang mereka dari foto-foto yang masih ada. Namun aku akan selalu mendoakan mereka setiap hari. Aku yakin, dengan doa dariku dan keluargaku yang lain setiap hari, eyang kakung dan mama telah hidup bahagia di alam yang abadi.


*TAMAT*

Everything For Your Happiness

Ini bisa dibilang cerpen iseng (gak juga, kan waktu itu dikumpulkan jadi tugas... #abaikan) yang ku buat dengan nama-nama yang sudah ada di sekitarku. Hope you'll enjoy read this 😆
Everything For Your Happiness
Story by: Firda Hartanti
Glora Aditya Leonard adalah mahasiswa jurusan seni lukis di sebuah universitas terkenal. Teman-temannya biasa memanggilnya Radit. Pada suatu hari, Radit melihat seorang wanita dan mengalami jatuh cinta pada pandangan pertama. Setelah ia menyelidikinya, ternyata wanita itu bernama Shellia Sasheren dan akrab disapa Elli. Elli adalah mahasiswi jurusan seni vokal di universitas yang sama dengan Radit. Lama-kelamaan Radit pun memberanikan diri untuk berkenalan dengan Elli. Mereka pun menjadi semakin akrab setelah sering berbincang-bincang dan jalan bersama. Pada saat mereka berjalan-jalan di sebuah taman, Radit mengungkapkan perasaannya kepada Elli.
“ Elli…….” Kata Radit
“ Ya ?“
“ Sejak pertama ku melihatmu di kampus, sebenarnya…….” Radit tak meneruskan kalimatnya. Elli pun menjadi bingung dengan perkataan Radit.
“ Sebenarnya apa ?” Elli memberanikan diri untuk bertanya.
“ Aku jatuh hati padamu. Maukah kau menjadi bagian dari hidupku sebagai pelengkap hatiku ?” Sambil menundukkan kepalanya karena takut ditolak.
Tanpa berkata panjang lebar, Elli pun menganggukkan kepalanya. Radit yang semula tak berani mengangkat kepalanya dan hanya melirik, akhirnya tersenyum dan berani mengangkat kepalanya. Wajah Radit terihat berseri-seri. Hari-hari yang mereka lalui bersama begitu indah. Radit melukis wajah cantik Elli di atas sebuah kanvas berukuran besar. Lukisan itu diberi nama “EVERYTHING FOR YOUR HAPPINESS”
Pada suatu hari, Radit dan Elli mengadakan janji untuk jalan-jalan bersama dan bertemu di taman tempat mereka jadian. Radit yang sudah lama menunggu, menyempatkan diri untuk membeli kue di pinggir jalan raya dekat taman itu. Kemudian Radit melihat Elli berdiri di seberang jalan menanti lampu untuk pejalan kaki berwarna hijau. Pada saat melihat Elli, Radit merasa deg-degan seperti ada yang aneh. Ternyata firasat yang ia rasakan menjadi nyata. Sebuah malapetaka terjadi di sore yang cerah itu. Sebuah mini bus dengan kecepatan tinggi menabrak Elli yang tengah berlari menyebrangi jalan menuju ke arah Radit. Tubuh Elli terpental hingga 7 meter karena terseret oleh mini bus tersebut.
“Elli!!!” Radit berteriak dan menjatuhkan kue yang sedang dibawanya.
Semua orang terkejut dengan kejadian yang tiba-tiba itu. Radit dengan segera berlari menuju Elli yang sudah tidak bernyawa. Radit menangis histeris sejadi-jadinya kala melihat keadaan Elli yang bersimbah darah. Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi kecelakaan.
Berhari-hari Radit tidak pernah berhenti memikirkan Elli. Dia benar-benar frustasi dengan kejadian yang menimpa Elli. Bahkan, Radit tidak mau makan, pergi kuliah, ataupun bergaul dengan orang lain. Dia hanya mengurung diri di kamarnya. Sudah 2 minggu Radit mengurung diri di kamarnya, lama-kelamaan ia merasa bosan dan akhirnya ia pergi ke kampus walaupun jiwanya masih labil. Sementara teman-temannya melukis wajah seseorang yang menjadi model, Radit justru melamun sambil melihat keluar jendela. Liliana Clara, teman sekelas Radit yang sudah lama menyukainya sangat sedih melihat keadaan Radit. Saat jam kuliah berakhir, Radit segera berlari ke jalan raya tempat Elli tertabrak mini bus. Tanpa sepengetahuan Radit, Clara mengikutinya. Saat di tepi jalan, Radit melihat sesosok wanita yang mirip Elli saat dilihat dari belakang. Radit mengejar wanita itu dan saat melihat wajahnya, ia terkejut karena wanita itu bukanlah Elli. Radit kecewa dan berari ke tengah jalan. Dia hampir saja tertabrak oleh sebuah mobil. Radit tiba-tiba mengingat kejadian pada saat Elli tertabrak oleh sebuah mini bus. Radit sangat histeris dan merusak mobil yang akan menabraknya. Clara yang mengikuti Radit sangat sedih melihat keadaan orang yang dia sayangi secara diam-diam itu berubah menjadi histeris ketika melihat mobil. Clara mengantar Radit pulang di tempat kostnya. Clara sangat kagum melihat semua lukisan yang telah dibuat oleh Radit, terutama lukisan wajah Elli yang diberi nama “EVERYTHING FOR YOUR HAPPINESS”. Radit yang mengetahui hal itu langsung marah dan memecahkan semua karya seni yang sudah dibuatnya kecuali lukisan wajah Elli. Clara menangis dan berlari ke taman tempat Radit histeris. Saat Clara duduk di kursi taman sambil menangis, seperti ada seseorang yang menyentuh bahunya. Saat Clara melihat yang menyentuhnya, Clara merasa pernah melihatnya. Clara sadar bahwa yang menyentuhnya adalah orang yang wajahnya dilukis oleh Radit. Elli yang hanya berupa arwah pada saat itu bercerita tentang Radit dan dirinya. Elli memberikan sebuah sapu tangan kesayangannya.
“Kamu... Kamu yang dilukis oleh Radit kan ?” Kata Clara
“Ya. Namaku Elli. Dulu aku adalah pacar Radit”
Elli meminta Clara untuk mengantarnya ke tempat kost Radit. Namun, sebelum mereka pergi, Clara diminta untuk membelikan makanan untuk Radit. Pada saat di tempat kost Radit, Clara mengajak Radit makan bersama sambil ditemani arwah Elli. Saat Clara bingung akan memberikan sendok atau sumpit kepada Radit, Elli justru menunjuk ke arah garpu yang ada di rak. Clara sangat bingung. Namun akhirnya Clara memberikan garpu kepada Radit. Radit tak henti menatap Clara setelah dia memberikan garpu. Radit merasa ada sesuatu yang kembali dalam hidupnya. Hari terus berganti. Arwah Elli masih tetap menemani Radit. Pada suatu hari, Clara datang ke tempat kost Radit. Kebetulan Radit sedang tidur. Clara menemukan gambar wajah Elli yang belum diselesaikan oleh Radit. Tanpa sepengetahuan Radit, Clara melanjutkan lukisan yang belum selesai itu. Tiba-tiba Radit terbangun dan langsung mengamuk. Radit melempar lukisan itu ke arah aquarium hingga aquarium itu menjadi pecah. Radit tidak dapat mengontrol emosinya. Dia merusak lukisan terbaiknya, “EVERYTHING FOR YOUR HAPPINESS” dengan gunting. Clara yang tak sanggup melihat semua itu, lari keluar dari tempat kost Radit. Clara menangis sambil memegang sapu tangan pemberian arwah Elli. Saat Radit keluar, dia melihat sapu tangan yang dipegang Clara. Tiba-tiba saja, Radit melihat sosok Elli dalam diri Clara dan langsung memeluknya. Radit tiba-tiba ingat bahwa sapu tangan itu adalah sapu tangan kesayangan Elli yang selalu dibawanya kemana-mana. Pada saat itu, Radit luluh hatinya dan mengajak Clara jalan-jalan. Arwah Elli yang melihat kejadian itu sangat bahagia karena Radit mau membuka dirinya untuk orang lain selain Elli. Clara mengajak Radit ke taman sambil bermain ayunan. Namun saat di taman, hanya Clara yang bermain ayunan. Radit dan arwah Elli hanya diam saja. Setelah selesai dari taman, Clara mengajak Radit foto bersamanya di sebuah fotobox. Tapi radit justru pergi dari tempat itu. Clara dan arwah Elli berusaha mengejarnya. Sampai pada suatu jalan, Clara yang berjalan di sebelah kiri Radit tiba-tiba saja diminta pindah ke sebelah kanan Radit sambil menggandeng tangannya oleh arwah Elli. Clara menuruti semua perkataan Elli. Tak disangka, hal itu adalah kebiasaan Elli dan Radit pada saat mereka berpacaran dulu. Radit melihat Clara dengan tatapan yang begitu dalam. Namun yang muncul dalam penglihatan Radit adalah wajah Elli. Ketika mereka sampai pada tempat permainan, Radit berhenti dan tak hentinya memandang tempat itu. Elli menunjuk ke arah tempat itu kepada Clara. Lalu Clara mengajak Radit masuk ke arena bermain itu.
“Ingin rasanya aku menyentuhmu. Namun aku sudah rela bila kamu mencari penggantiku dan bisa hidup bahagia.” Kata arwah Elli yang tak jadi menyentuh Radit.
Radit tak hentinya memikirkan dan mengenang semua kenangan yang pernah ia lakukan bersama Elli di semua tempat yang mereka kunjungi sore itu. Arwah Elli yang sudah merasa tenang tiba-tiba saja pergi dan menghilang dari tempat itu. Clara yang sadar kalau arwah Elli tidak ada, segera mengejar arwah Elli. Namun, arwah Elli telah menghilang dari dunia nyata. Clara pun kembali ke tempat Radit, akhirnya Radit dan Clara menjadi kekasih yang tak terpisahkan oleh apa pun kecuali kematian...

*TAMAT*

Minggu, 27 Maret 2011

Thank You^^

Before I write the point, I wanna write this first^^

The one thing that I want to tell you the most
Always, I'll always singing just for you
Thank you, the one who's always been protecting me by our side

You
You
It's you
Thank you
For you

Just thank you everybody, thanks to my friends
What can I say, I don't know if I'll be able express my feelings but
I'll write one word at a time, and keep on writing, and try to fit it into this short track to try to communicate myself to you
The love and care that I have received from you, to the point that it's even flooding me as of now
I won't be able to return all 100% of it but
Still, I hope that you will be able to feel a part of it

Yeah, the ones who let the unworthy, six fools stand on stage
the ones who placed the utmost precious microphone into my hands, was you, and so
Today, I'm still rocking' this stage, I'm flying like a g6
It feels just like I'm flying in the sky
Like I've fallen into a happy dream, like a child, flying through the air with my hands clasped you and me together

Even if I find myself exhausted, as long as I'm with you
It's alright, it's alright
Even if we're being separated far away, if we can feel each other
It's all good, it's all good
If your heart in front of me right now is true
Thank you, thank you

Like a paper and pen and beat and mic
Even if we're being separated far away, we will feel each other in our hearts
Your so unconditional love
During this one year which has been so long and short, it seems like we've become pretty close
Sometimes, you're like a blanket that envelopes me
You're like home, you're like a friend, sometimes you're like family
Please stay forever by my side

Together, together (Just two of us)
Let's create a hidden road Like (Columbus)
If I'm with you, is there anything I can't do? Even if I fall 100 times, I'll be able to get up again
I always thank you everybody

Do you know? What date is it today? Yeah, March 27, 2011. In this my special day, I got something special from my special people in my life, my family... especially, my older sister, "Mbak Rizka" and someone special that only me and my older sister that know the real he is, "Glora Aditya Leonard".
And something that surprised me, my friend from Tunisia, Sabrine called me in the midnight just to sing Happy birthday song.  It's so surprising me because I never told her about my birthday. And also my friend from Palembang, Erlina texted me in the midnight just to celebrate it with me. it's so touch my heart. All of my friends here (I'm not sure they even remember about it) only a classmate that send me a text, I'm so disappointed with it. I consider them as my real family that always around me, but they make me disappointed like this. Although like that, today still my special birthday and I never want it become a bad day just because of this little problem. Over all, I just wanna say thanks for all my friends...  I love you all...*

*Tapi, ada sedikit kejadian yang membuatku terkejut #lebai... Tiba-tiba sesaat sesudah keluargaku pada pulang, teman sekelasku, Anis, Rina, dan Anik datang ngasih surprise... Ada SUPER JUNIOR pake SUZUKI juga... Haha (Hanya kita yang tahu maksudnya) Eunhyuknya keren banget, gak boleh dipegang, cuma boleh diliat... haha
Terus kita main ke GameFantasy (niatnya gak mau keluar biaya, pake kupon gratis doang, tapi masih kurang... Jadinya ngumpulin uang deh buat beli koin lagi... haha #abaikan) Seru banget... walaupun kalah sama anak-anak kecil (kita diejek'... ih... nyebelin tuh anak-anak kecil) tapi seru kok... Terus ke sekolah beli makanan di bazar... Pas minum es degan, seru... haha... "Rina... Hujan es batunya gak ditambah lagi? hehe" Udah ah...
Ada juga Riyan yang ngucapin lewat facebook, gara-gara itu Arif sms aku... Malahan dia kaget kalo aku lagi ultah... haha... Terus setelah itu hapeku bunyi lagi... pas ku lihat isi smsnya, ternyata dari dongsaengku di Samarinda, Nia ngucapin selamat ulang tahun... haha... ternyata masih banyak orang yang sayang aku. 😅
Apalagi ditambah temen2 lain yang gak seberapa deket sama aku, juga ngasih doanya di ulang tahunku melalui ucapan mereka... Wah... Thank You^^
Sekian dulu ya... Ntar kalo ada cerita seru lagi, aku sambung lagi deh...

Haha... I used bilingual here...^^

Minggu, 20 Maret 2011

Loneliness Knows Me by Name

Loneliness is always looking for a friend
It found me once and it has been around since then
Loneliness is never waiting by the door
It sweeps right through and it will never be ignored
Why, why was I chosen?
Why am I left without?

The love of my life, the love that I need
The love that they say is in life for free
The love of dreams, the love that I want
Loneliness knows me by name

Loneliness knows everything I keep inside
My endless thought in the silence of the night
Loneliness is the one who made me see
Ain't nobody else who can make a change but me
Why, why was I chosen?
Why am I left without?

The love of my life, the love that I need
The love that they say is in life for free
The love of dreams, the love that I want
Loneliness knows me by name

Life is more and that would be the vacant space
The cried out tears and a never ending maze
I have found what only loneliness provides
A strength within knowing I will find
The lyrics of this song just like what I feel. :(

Minggu, 13 Maret 2011

Asmaul Husna

Asmaul Husna yaitu nama-nana yang baik yang dimiliki oleh Allah SWT. Ini merupakan sifat kesempurnaan Allah SWT yang harus diyakini oleh setiap muslim. Asmaul Husna telah disebutkan Allah dalam Q.S. Al-A'raf:180 dan jumlahnya ada 99 nama. Berikut ini adalah Asmaul Husna tersebut beserta arti dan ayat-ayat Al-Quran yang menjelaskannya.

1. ar-Rahmaan
Yang Maha Pemurah
Al-Faatihah: 3

2. ar-Rahiim
Yang Maha Pengasih
Al-Faatihah: 3

3. al-Malik
Maha Raja
Al-Mu’minuun: 11

4. al-Qudduus
Maha Suci
Al-Jumu’ah: 1

5. as-Salaam
Maha Sejahtera
Al-Hasyr: 23

6. al-Mu’min
Yang Maha Terpercaya
Al-Hasyr: 23

7. al-Muhaimin
Yang Maha Memelihara
Al-Hasyr: 23

8. al-’Aziiz
Yang Maha Perkasa
Aali ‘Imran: 62

9. al-Jabbaar
Yang Kehendaknya Tidak Dapat Diingkari
Al-Hasyr: 23

10. al-Mutakabbir
Yang Memiliki Kebesaran
Al-Hasyr: 23

11. al-Khaaliq
Yang Maha Pencipta
Ar-Ra’d: 16

12. al-Baari’
Yang Mengadakan dari Tiada
Al-Hasyr: 24

13. al-Mushawwir
Yang Membuat Bentuk
Al-Hasyr: 24

14. al-Ghaffaar
Yang Maha Pengampun
Al-Baqarah: 235

15. al-Qahhaar
Yang Maha Perkasa
Ar-Ra’d: 16

16. al-Wahhaab
Yang Maha Pemberi
Aali ‘Imran: 8

17. ar-Razzaq
Yang Maha Pemberi Rezki
Adz-Dzaariyaat: 58

18. al-Fattaah
Yang Maha Membuka (Hati)
Sabaa’: 26

19. al-’Aliim
Yang Maha Mengetahui
Al-Baqarah: 29

20. al-Qaabidh
Yang Maha Pengendali
Al-Baqarah: 245

21. al-Baasith
Yang Maha Melapangkan
Ar-Ra’d: 26

22. al-Khaafidh
Yang Merendahkan
Hadits at-Tirmizi

23. ar-Raafi’
Yang Meninggikan
Al-An’aam: 83

24. al-Mu’izz
Yang Maha Terhormat
Aali ‘Imran: 26

25. al-Mudzdzill
Yang Maha Menghinakan
Aali ‘Imran: 26

26. as-Samii’
Yang Maha Mendengar
Al-Israa’: 1

27. al-Bashiir
Yang Maha Melihat
Al-Hadiid: 4

28. al-Hakam
Yang Memutuskan Hukum
Al-Mu’min: 48

29. al-’Adl
Yang Maha Adil
Al-An’aam: 115

30. al-Lathiif
Yang Maha Lembut
Al-Mulk: 14

31. al-Khabiir
Yang Maha Mengetahui
Al-An’aam: 18

32. al-Haliim
Yang Maha Penyantun
Al-Baqarah: 235

33. al-’Azhiim
Yang Maha Agung
Asy-Syuura: 4

34. al-Ghafuur
Yang Maha Pengampun
Aali ‘Imran: 89

35. asy-Syakuur
Yang Menerima Syukur
Faathir: 30

36. al-’Aliyy
Yang Maha Tinggi
An-Nisaa’: 34

37. al-Kabiir
Yang Maha Besar
Ar-Ra’d: 9

38. al-Hafiizh
Yang Maha Penjaga
Huud: 57

39. al-Muqiit
Yang Maha Pemelihara
An-Nisaa’: 85

40. al-Hasiib
Yang Maha Pembuat Perhitungan
An-Nisaa’: 6

41. al-Jaliil
Yang Maha Luhur
Ar-Rahmaan: 27

42. al-Kariim
Yang Maha Mulia
An-Naml: 40

43. ar-Raqiib
Yang Maha Mengawasi
Al-Ahzaab: 52

44. al-Mujiib
Yang Maha Mengabulkan
Huud: 61

45. al-Waasi’
Yang Maha Luas
Al-Baqarah: 268

46. al-Hakiim
Yang Maha Bijaksana
Al-An’aam: 18

47. al-Waduud
Yang Maha Mengasihi
Al-Buruuj: 14

48. al-Majiid
Yang Maha Mulia
Al-Buruuj: 15

49. al-Baa’its
Yang Membangkitkan
Yaasiin: 52

50. asy-Syahiid
Yang Maha Menyaksikan
Al-Maaidah: 117

51. al-Haqq
Yang Maha Benar
Thaahaa: 114

52. al-Wakiil
Yang Maha Pemelihara
Al-An’aam: 102

53. al-Qawiyy
Yang Maha Kuat
Al-Anfaal: 52

54. al-Matiin
Yang Maha Kokoh
Adz-Dzaariyaat: 58

55. al-Waliyy
Yang Maha Melindungi
An-Nisaa’: 45

56. al-Hamiid
Yang Maha Terpuji
An-Nisaa’: 131

57. al-Muhshi
Yang Maha Menghitung
Maryam: 94

58. al-Mubdi’
Yang Maha Memulai
Al-Buruuj: 13

59. al-Mu’id
Yang Maha Mengembalikan
Ar-Ruum: 27

60. al-Muhyi
Yang Maha Menghidupkan
Ar-Ruum: 50

61. al-Mumiit
Yang Maha Mematikan
Al-Mu’min: 68

62. al-Hayy
Yang Maha Hidup
Thaahaa: 111

63. al-Qayyuum
Yang Maha Mandiri
Thaahaa: 11

64. al-Waajid
Yang Maha Menemukan
Adh-Dhuhaa: 6-8

65. al-Maajid
Yang Maha Mulia
Huud: 73

66. al-Waahid
Yang Maha Tunggal
Al-Baqarah: 133

67. al-Ahad
Yang Maha Esa
Al-Ikhlaas: 1

68. ash-Shamad
Yang Maha Dibutuhkan
Al-Ikhlaas: 2

69. al-Qaadir
Yang Maha Kuat
Al-Baqarah: 20

70. al-Muqtadir
Yang Maha Berkuasa
Al-Qamar: 42

71. al-Muqqadim
Yang Maha Mendahulukan
Qaaf: 28

72. al-Mu’akhkhir
Yang Maha Mengakhirkan
Ibraahiim: 42

73. al-Awwal
Yang Maha Permulaan
Al-Hadiid: 3

74. al-Aakhir
Yang Maha Akhir
Al-Hadiid: 3

75. azh-Zhaahir
Yang Maha Nyata
Al-Hadiid: 3

76. al-Baathin
Yang Maha Gaib
Al-Hadiid: 3

77. al-Waalii
Yang Maha Memerintah
Ar-Ra’d: 11

78. al-Muta’aalii
Yang Maha Tinggi
Ar-Ra’d: 9

79. al-Barr
Yang Maha Dermawan
Ath-Thuur: 28

80. at-Tawwaab
Yang Maha Penerima Taubat
An-Nisaa’: 16

81. al-Muntaqim
Yang Maha Penyiksa
As-Sajdah: 22

82. al-’Afuww
Yang Maha Pemaaf
An-Nisaa’: 99

83. ar-Ra’uuf
Yang Maha Pengasih
Al-Baqarah: 207

84. Maalik al-Mulk
Yang Mempunyai Kerajaan
Aali ‘Imran: 26

85. Zuljalaal wa al-’Ikraam
Yang Maha Memiliki Kebesaran serta Kemuliaan
Ar-Rahmaan: 27

86. al-Muqsith
Yang Maha Adil
An-Nuur: 47

87. al-Jaami’
Yang Maha Pengumpul
Sabaa’: 26

88. al-Ghaniyy
Yang Maha Kaya
Al-Baqarah: 267

89. al-Mughnii
Yang Maha Mencukupi
An-Najm: 48

90. al-Maani’
Yang Maha Mencegah
Hadits at-Tirmizi

91. adh-Dhaarr
Yang Maha Pemberi Derita
Al-An’aam: 17

92. an-Naafi’
Yang Maha Pemberi Manfaat
Al-Fath: 11

93. an-Nuur
Yang Maha Bercahaya
An-Nuur: 35

94. al-Haadii
Yang Maha Pemberi Petunjuk
Al-Hajj: 54

95. al-Badii’
Yang Maha Pencipta
Al-Baqarah: 117

96. al-Baaqii
Yang Maha Kekal
Thaahaa: 73

97. al-Waarits
Yang Maha Mewarisi
Al-Hijr: 23

98. ar-Rasyiid
Yang Maha Pandai
Al-Jin: 10


99. ash-Shabuur
Yang Maha Sabar

Hal tersebut telah disebutkan dalam hadist Nabi yang artinya:
"Sesungguhnya Allah mempunyai nama sebanyak 99 nama (seratus kurang satu). Barangsiapa yang dapat menghafalkannya, niscaya ia akan dapat masuk surga, sesungguhnya Allah itu gasal, dan menyukai sesuatu yang gasal"