Rabu, 20 Juni 2012

Paku

Aku kepingin aktif nulis di blog lagi nih... Tapi daripada bosa-basi nulis gak jelas, aku kepingin nulis motivasi lagi nih... Apa lebih pantes dibilang inspirasi memperbaiki sifat dan sikap ya? hehe *mungkin bagian "memperbaiki sifat dan sikap" cuma khusus buat aku aja... hehe* Kalo lewat cerita lagi, gak bosen kan? Cerita ini sebenarnya terinspirasi dari sebuah postingan teman saya di sebuah grup di jejaring sosial *gak boleh sebut merek... hehe* yang banyak orang gak suka karena kata mereka, kata-katanya "menusuk"... hehehe... Kali ini, judulnya mungkin kurang menarik, tapi semoga pesan di dalam cerita ini bisa tersampaikan dan tersalurkan dengan baik... Selamat membaca^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 PAKU

Pada suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang pemarah. Sebut saja namanya Radit *Bukan nama sebenarnya... hehe*. Untuk mengurangi kebiasaan Radit yang sering dan suka marah, ayahnya memberinya sekantong paku dan menyuruhnya memakukan satu paku ke pagar belakang rumahnya setiap kali dia marah.

Hari pertama, Radit berhasil memakukan 51 paku di pagar belakang rumah *kebayang gak? Sehari marah 51 kali? WOW*. Lalu secara bertahap, jumlah itu semakin berkurang tiap harinya. Ternyata dia mendapati bahwa menahan amarahnya lebih mudah daripada memakukan paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari ketika Radit bisa mengendalikan amarahnya dan tidak mudah kehilangan kesabarannya. Kemudian Radit memberitahukan hal tersebut kepada ayahnya. Dan ayahnya mengusulkan kepadanya untuk mencabuti paku di pagar belakang rumahnya satu per satu ketika dia tidak marah dan bisa mengendalikan emosinya.

Hari demi hari berlalu, dan akhirnya Radit memberitahukan kepada ayahnya bahwa semua paku yang tertancap di pagar telah berhasil dicabut olehnya. Radit terlihat bangga dan bahagia. Lalu sang ayah menuntunnya menuju pagar belakang rumahnya dan berkata, "Hmmm... Kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini sudah tidak mungkin bisa kembali seperti sebelumnya. Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang-lubang ini... Di hati orang lain."

"Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang lalu mencabutnya. Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu meminta maaf, luka itu akan tetap ada... Dan luka karena kata-kata, sama buruknya seperti kau menyebabkan luka fisik yang tidak pernah bisa hilang."

THE END
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kira-kira, teman-teman bisa menangkap isinya? Semoga kita bisa menjaga perkataan dan perbuatan kita agar kita tidak meninggalkan "lubang-lubang" di hati orang-orang yang menyayangi kita...^^

Selasa, 19 Juni 2012

Sang Juara

Udah lumayan lama gak posting di blog, jadi agak kagok rasanya mulai nulis lagi... hehehe... Kali ini aku ingin membagi motivasi buat teman-teman yang sekiranya mampir ke blogku. Aku mau berbagi motivasi ini seperti biiasanya, melalui cerita. Sebenernya, cerita ini merupakan kisah yang pernah kualami, tapi sudah tervisualisasikan dengan bahasa dan kondisi / situasi lain yang mungkin akan lebih menarik. Namun intinya tetap sama. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya dan motivasi yang saya berikan dapat tersampaikan dengan sempurna *hehehe*... Happy reading^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 
SANG JUARA

Suatu ketika ada seorang anak yang mengikuti lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab hari itu merupakan pertandingan final. Tersisa 4 orang sekarang, mereka memamerkan mobil mainan yang mereka miliki. Semuanya adalah mobil buatan tangan mereka sendiri dan memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Radit. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Raditlah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.

Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip di atasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun Radit bangga dengan semua itu, karena mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak bersiap di garis start untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah di antaranya.

Namun, sesaat kemudian, Radit meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak sedang berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam dengan tangan tertelungkup memanjatkan doa. Semenit kemudian ia berkata, "Ya, aku siap!"

Dor! *Bunyi mirip suara tembak* Tanda pertandingan telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil pun melaju dengan cepat. Semua orang bersorak sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo...! Ayo...! Cepat...! Cepat...! Maju...!", begitu teriak mereka. Dan tibalah saat penentuan pemenang. Tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan pemenangnya adalah Radit. Ya, semuanya senang, begitu pula dengan Radit. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi, "Terima kasih".

Saat pembagian piala juara, Radit maju ke atas panggung dengan bangga. Sebelum piala diserahkan, ketua panitia bertanya, "Hei, Jagoan. Tadi kamu pasti berdoa kepada Tuhan agar kamu menang perlombaan, bukan?" Radit terdiam. "Bukan, bukan itu Pak yang saya panjatkan", kata Radit.

Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya tak adil untuk meminta kepada Tuhan agar menolongku mengalahkan orang lain. Aku hanya memohon kepada Tuhan, supaya aku tak menangis, ketika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar perkataan Radit. Setelah beberapa saat, terdengar gemuruh tepuk tangan memenuhi ruangan.

THE END
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kira-kira, renungan atau motivasi apa yang dapat teman-teman ambil dari cerita ini? Kalau ada kesempatan yang lebih baik, akan aku tuliskan renungan dan motivasi yang seharusnya kita pikirkan. Terima kasih^^

Jumat, 25 Mei 2012

SPIRIT INTEGRALISTIK FTI – ITS

Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, ada serangkaian pelatihan untuk mahasiswanya. Saat aku masuk di ITS, aku mengikuti berbagai kegiatan yang berkesan. salah satunya adalah LKMM pra-TD. LKMM pra-TD merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti mahasiswa baru di setiap jurusan. Kegiatan ini diadakan serentak oleh jurusan-jurusan dalam satu fakultas. Tujuannya adalah memberikan pelatihan kepada mahasiswa baru bagaimana cara mengatur waktu, diri, dan apa pun yang berhubungan dengan dirinya agar mahasiswa mampu dan terampil dalam menghadapi masalah-masalah yang ada. Berhubung aku kuliah di jurusan Teknik Kimia, jadi aku mengikuti LKMM pra-TD FTI (Fakultas Teknologi Industri) tahun 2011. Dalam pelatihan ini kita diberikan penugasan, salah satunya membuat esai. Kali ini aku mau berbagi tentang isi esaiku :D
Langsung aja ya...^^ Semoga esai ini bisa menginspirasi kita semua^^


SPIRIT INTEGRALISTIK FTI – ITS
(SOLUTIF, PRESTATIF, INISIATIF, VISIONER, KOMUNIKATIF, TANGGUH INTEGRALISTIK FTI – ITS)
Dalam kehidupan ini, tentulah banyak persoalan yang menghadang perjalanan kita khususnya persoalan menyangkut tentang urusan sebagai mahasiswa FTI - ITS. Agar kita bisa memecahkan beragam persoalan, maka keberadaan pribadi-pribadi solutif yang saling berhimpun dan bekerjasama dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan, menjadi sangat strategis. Pribadi solutif adalah pribadi yang mampu memberikan jawaban terhadap segala persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Melalui sinergi pribadi-pribadi solutif inilah, muncul harapan besar bagi perbaikan bangsa ke arah yang lebih baik. 
Sebait ungkapan hati berikut ini merupakan bagian dari sebuah catatan yang pernah terbesit di benakku untuk diungkapkan .
…Untuk apa kita berdiri
Jika hanya terdiam
Tak ada yang berubah
Hanya sebuah status mahasiswa yang kita punya
Ilmu apa yang telah kita dapat
Hanya terdiam
Memandang sekitar
Tanpa ada tindakan…
Ini merupakan satu hal yang cukup menarik untuk dikritisi. Alasanya sangat sederhana, apatisme mahasiswa. Saat ini, kebanyakan mahasiswa hanya terfokus dengan tujuan serta kepentingan pribadi mereka seperti tamat dalam waktu singkat dan IPK yang tinggi. Hanya ada beberapa saja di antara mereka yang mempunyai kemauan, kemampuan dan kesungguhan dalam menggeluti organisasi-organisasi, khususnya organisasi mahasiswa. Mayoritas orang berpendapat bahwa mereka (mahasiswa) yang bergelut dengan dunia organisasi kampus akan terkena syndrome tamat dalam waktu lama dan dengan IPK yang tidak begitu memuaskan. Betul tidak?
Sesungguhnya, berkecimpung di dunia organisasi akan memberikan kita manfaat yang luar biasa. Berorganisasi merupakan langkah awal kita untuk belajar bekerja sama, membangun networking (jaringan), mengerti dan memahami, belajar arti kesungguhan, ketulusan serta pengabdian sebelum nantinya memasuki dunia kerja dan meniti karir lebih jauh. Ilmu-ilmu yang dulu hanya kita dapatkan secara teoritis pada mata pelajaran Kewarganegaraan saat masih di bangku sekolah. Nah, disinilah letak kedewasaan dan kearifan kita dalam menyikapi dan memanajemen diri dengan sebaik mungkin antara aktif berorganisasi serta berprestasi baik di bidang akademis maupun non akademis.
Dari hari ke hari, mahasiswa dari belahan dunia lainya juga sedang melakukan percepatan diri yang boleh dikatakan lebih cepat beberapa langkah dari kita. Sebagai seorang mahasiswa, tentu hendaklah kita menggali potensi-potensi positif yang ada pada diri kita agar tidak ketinggalan.
           Sebagai mahasiswa, khususnya mahasiswa FTI – ITS, kita dituntut berperan aktif dalam segala bidang kehidupan. Kita harus bisa memberikan solusi – solusi terhadap segala permasalahan yang muncul dalam perjalanan kita menuju kesuksesan. Kita harus memiliki inisiatif yang baik sehingga tidak menggantungkan diri terus – menerus kepada oang lain. Kita juga dituntut untuk dapat berkomunikasi yang baik kepada orang lain, karena sebagai mahluk sosial, tentulah kita tidak dapat hidup sendiri, terutama pada saat menghadapi dunia pekerjaan nanti, kita akan membutuhkan komunikasi yang baik. Kita juga tidak boleh mudah menyerah dalam menghadapi rintangan yang ada. Kita harus terus semangat, menjadi jiwa yang tangguh. Kita juga harus bisa berpikir visioner. 
Selama ini space of possibility kita cenderung sempit. Kenyataannya memang wilayah realitas selalu lebih sempit dari wilayah imajinasi. Bila space of possibility rendah maka ruang realitas yang dilahirkan pun semakin menyempit. Jadi, penciptaan awal karya-karya itu ada pada imajinasi kita selanjutnya baru direalisasi yang alam sesungguhnya.
Seorang visioner kerjanya selalu dimulakan dari wilayah yang serba mungkin. Dairatul mumkinaat. Seorang visioner adalah orang yang berani mencipta sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Seorang visioner orientasinya pada capaian jauh mendepan. Seorang visioner selalu berfikir dengan gagasan dan karya besarnya. Maka penyebutannyapun tak sekedar sebuah khayalan. Lebih cocok disebut impian. Christine Fald mengatakan, mimpi itu digerakkan oleh spirit untuk mengubah sesuatu keadaan, mengarahkan segala usaha-usahanya untuk mencapai tujuan. Sedang berkhayal lebih pada angan-angan yang tidak berdasar. (Chrintine Fald, 2008).
Hal tersebutlah tuntutan – tuntutan yang harus kita pikul sebagai mahasiswa FTI – ITS demi menyongsong integralistik ITS. Oleh karenanya, di FTI – ITS diadakan pelatihan – pelatihan agar kita dapat mengatasi tuntutan – tuntutan yang ada. Salah satunya adala LKMM pra TD. Oleh karenanya, kita tidak boleh ketinggalan langkah dari mahasiswa lainnya. Menjadi mahasiswa biasa atau mahasiswa luar biasa, jawabannya ada pada diri anda.

Senin, 14 Mei 2012

PIXEL - Sandal'e Susi (Aksel SMANSA 2009-2011)

Tidak terasa hampir setahun sudah kita lulus SMA. Gimana kabar kalian teman-teman? Kangen nih... hehehe
Ayo mengulas sedikit tentang Aksel SMA N 1 Tuban 2009-2011^^
Udah tau kan ya kalo kelas IPA 8 tahun 2010-2011 itu generasi kedua aksel di SMA N 1 Tuban... *gimana bisa udah tau? hehe*
Hmmm... Udah tau belom kalo nama kelas kami waktu kelas 10 "PIXEL" (Pelajar intelegent X-Aksel) tapi semenjak kelas 11 setengah (awal semester 4) nama kelas kami jadi "Sandal'e Susi" (Sekumpulan Anak Andal Siswa Unik Akselerasi). Kelas ini terbentuk pada 29 Agustus 2009 setelah melewati proses yang panjang dan agak molor *lebai dikit boleh lah* dengan 13 siswa di dalamnya. Absen dulu yuuuuk...^^

1. Ahmad Akbar Hasan
(kuliah di jurusan Teknik Sipil - Universitas Brawijaya)
2. Anis Kusumawardani
(kuliah di jurusan Farmasi - Universitas Brawijaya)
3. Arif Rahman Adhi Pramadita
(kuliah di jurusan Biologi - Universitas Airlangga)
4. Diah Laksmi Nugraha
(kuliah di jurusan Statistika - Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
5. Dike Izza Maulaadia Novi
(1 tahun kuliah di jurusan Farmasi - Universitas Brawijaya)
(kuliah di jurusan Pendidikan Dokter - Universitas Airlangga)
6. Dwi Muisristanto
(kuliah di jurusan Farmasi - Universitas Airlangga)
7. Firda Dwi Hartanti
(kuliah di jurusan Teknik Kimia - Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
8. Made Angga Akwiditya
(kuliah di jurusan Biotechnology - UCSI Malaysia)
9. Nurul Khoirina
(kuliah di jurusan Teknik Informatika - Universitas Brawijaya)
10. Riyan Wicaksana Putra
(kuliah di jurusan Matematika - Universitas Brawijaya)
11. Tri Mei Nurcahyani
(kuliah di jurusan Kimia - Universitas Airlangga)
12. William Friendica Mega Aprilawan Putera
(kuliah di jurusan Akuntansi - Universitas Indonesia)
13. Yusuf Alfyan Praditya
(kuliah di FTTM - Institut Teknologi Bandung)

Sedikit mengenang masa lalu, ayo liat tingkah polah kita dulu^^
Ini logo kelas kita^^
Ini foto gila-gila'an, niatnya mau dipakai di album kenangan, tapi gak disetujui berbagai pihak. hehehe...
Kalo yang ini, foto di Alun-Alun (bahasa kerennya "town square" hehe) Tuban setelah buka puasa bersama... *itu efek asap kembang api + mercon lho... BUKAN PENAMPAKAN... hehe*











Ini foto di Taman Bermain kota Tuban, sayangnya Akbar gak bisa ikutan T_T
 
Ini pas kita main-main di pantai dekat terminal kota Tuban *Diah yang motret, makanya gak bisa ikut nampang... hehe*
 
 Ini suasananya mau makan tumpeng saat SMANSA Road to Golden Anniversary^^
 
 
 
Kalau 6 foto di atas, itu foto GJ di UTC Trawas :D
Ini pas kunjungan sejarah, *namanya candi apa ya? kok aku udah lupa sih? hehe*
Nah, kalau yang ini suasana di depan rumah kepala sekolah (Bu Prapti) pas mau berangkat study tour bareng aksel generasi 3 ke Bandung dan Jakarta *katanya kaya' TKW baru pulkam... hehe*
 Ini foto kita di depan FTTM, Institut Teknologi Bandung (ITB)^^
Kalau ini foto di depan museum IPTEK bareng guru-guru dan aksel generasi 3
Nah, ini dia foto formal kita yang dipajang di kalender sekolah... hehe


~To Be Continued~^^



Selasa, 03 April 2012

My 18th Birthday... Thank you all :)


~~~~~~~
When I hear the ringing sound of the phone

The sound of their voices
Unable to hide a longing heart
Courageously they called
The sun smiles, the moon smiles
It’s like they’re watching over our love
Feel it with your heart
How much I’m in your heart
Speak with those lips
For a long while
Saying that you’ve come to love me

Though we get angry over little things when we meet
We let go of the anger
I turn around and smile to myself
The birds whisper, the flowers whisper
Looks like they’re jealous of our love Feel it with your heart
How much I’m in your heart
Speak with those lips
For a long while
Saying that you’ve come to love me
The capacity of our love Inside your eyes
The capacity of your love
My love overflows inside you
Feel it with your heart
How much I’m in your heart
Speak with those lips
For a long while
Saying that you’ve come to love me
~~~~~~~

Maybe that song that come in my mind at Tuesday, March 27th 2012. yeah, that's my 18th birthday. I hope someone will accompany me at that day. It's a little bit different with my 17th birthday. I feel something more special in my 17th birthday than in my 18th birthday. In my 17th birthday, many people just like my family, my friends at school, and my other friends that live in long distance from me, give me special memories in my 17th birthday (someone called me in the midnight just to sing "happy birthday song in 17 language", the other one called me and sing "happy birthday song" beautifully, the other one texted me in the half of awake just to give me support to make my life better, and many others). But it's so different this year. Only my family that remember that day. I don't think that all of my friends that last year give me some good memories still remember about my special day. It's just such a dissappointment from me. The people that I think my best friends that always comfort me just disappear like a wind... I think they already forget about me since we already apart after graduation. It's so bad. At that special day, I wish there is someone that still remember about my birthday and said:

~~~~~~~
Do you have a wish, yeah...
Tell me,
ever more
One-sided love, yeah...
This isn't right
You got to have me
Everything in the world
Will help If you so desire for it

Hey What's up
My sweet girl
Oh no
With a tender feeling
In the sky
The two of us above the clouds
Our hands locked in promise
Oh I love you

It hurts so much, doesn't it
Knowing by yourself
In this spacious world
The feeling that
I just fell off I was happy even just with looking
With a heart that couldn't date you
Staying up all night, sobbing
I want to confess
I just wanted to be loved
All things I've wanted and hoped for
~~~~~~~

And I think it'll just be an imagination in my mind. LOL
Over all, I still thanks to God that blessed me and still give me a chance to make my life better than before. I also thanks to my entire family that always support me in the way to reach my success. Thanks for all my friends that ever acompany me in the half of my life... Thanks all, although I celebrate my 18th birthday by myself (because I live far from my family), I still happy that I ever have friends like you all (namely: Sabrine from Tunisia, Erlina from Palembang, my classmate in accelerated class, and "someone from England that sing happy birthday song in 17 language in my 17th birthday")^^